Meski hujan mengguyur deras dari semalam namun kunjungan penggiat lingkungan Forum Lingkungan Hidup (FLH) Kapanewon Minggir ke Forum Lingkungan Hidup kapanewon Berbah tetap terlaksana pada hari Kamis 11 November 2021. Sebanyak 30 orang anggota FLH kapanewon Minggir serta staf jawatan Kemakmuran Kapanewon Minggir disambut oleh FLH Kapanewon Berbah didampingi Ringgo Antony Surya, SP selaku Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Berbah.
Kegiatan kunjungan kali ini dilaksanakan di lokasi Kelompok pengelola Sampah Mandiri (KPSM) Klakah Elok padukuhan Klakah desa Sendangtirto, Kapanewon Berbah, yang diketuai Siti Maryamah. Penerimaan kunjungan dan diskusi dilaksanakan di serambi masjid Hidayatulloh berjarak 100 meter dari KPSM Klakah Elok.
Bapak Marsono selaku Ketua FLH Kapanewon Minggir mengungkapkan bahwa tujuan kunjungan tersebut adalah menjalin silaturahmi antar penggiat lingkungan kapanewon Minggir dengan kapanewon Berbah juga saling berbagi pengalaman dalam pengelolaan lingkungan terutama dalam pengelolaan sampah.
Kusnadi Priyono selalu ketua FLH Kapanewon Berbah memaparkan bahwa FLH dalam kegiatannya mendapat bimbingan dan dukungan Kapanewon Berbah melalui kepala Jawatan kemakmuran Kapanewon Berbah, Juga mendapat pendampingan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Sleman. Kusnadi juga memaparkan berbagai kegiatan yg selama ini laksanakan diantaranya adalah sosialisasi pengelolaan sampah, edukasi ke masyarakat, pelatihan kerajinan daur ulang juga pendampingan kelompok pengelola sampah.
“Mitra FLH Berbah saat ini terdapat 24 kelompok terdiri dari 2 TPS 3R sedangkan 22 kelompok lain berbentuk bank sampah dan sodakoh sampah”, demikian jelas Kusnadi.
Kegiatan yang cukup menonjol adalah keikutsertaan FLH Berbah dalam kegiatan World Clean Up Day yaitu kegiatan bersih bersih sampah serentak bersama 113 negara sedunia yang saat itu kegiatan dilaksanan di lokasi wisata Lava Bantal. Kegiatan besar yang lain pada bulan Februari 2019 mengadakan peringatan hari peduli sampah Nasional (HPSN) berlokasi di padukuhan Krikilan, Tegaltirto, yang difasilitasi dari DLHK Kabupaten Sleman dan juga dihadiri Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun,.
Selain itu FLH Berbah memiliki beberapa peralatan inovasi pengelolaan sampah berupa Reaktor Sampah Plastik, alat untuk memproses plastik yang tidak laku dijual diproses menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM). Reaktor tersebut kapasitasnya masih dalam skala edukasi dan belum produksi. Juga ada komposter berbahan batu paras dinamakan Pesona, Komposter tersebut berguna untuk mengolah bahan organik sisa dapur menjadi kompos yang bisa dipakai untuk memupuk tanaman.
Selanjutnya romongan mengunjungi KPSM Klakah Elok dipandu oleh Sit Maryamah selaku Ketua KPSM Klakah Elok. Rombongan melihat langsung lokasi KPSM, melihat administrasi pembukuan penjualan dan juga melihat hasil kerajinan daur ulang, Eco enzyme, media tanam hypoplas dan pemanfaatan sampah plastik untuk pot tanaman.***