
Seorang tunanetra memperagakan cara menggandeng yang benar
Camat Berbah, Wildan Solichin, SIP, MT menyampaikan penjelasannya mengenai partisipasi masyarakat bagi pembangunan daerah dihadapan para difabel di Balai Desa Tegaltirto dalam acara pendampingan bagi penyandang disabilitas Kecamatan Berbah. Pendampingan yang berlangsung Selasa 30 April 2019 tersebut menghadirkan narasumber dari SIGAB ( Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel) Berbah, Dinas Sosial Kabupaten Sleman serta PPDI (Persatuan Penyandang Difabel Indonesia) Kabupaten Sleman.
Pada kesempatan tersebut, Camat menyampaikan agar para difabel mau proaktif terlibat dalam musyawarah perencanaan pembangunan. Karena dari musrenbang tersebut, kebutuhan kegiatan yang diperlukan masyarakat difabel dapat dimusyarahkan bersama dengan usulan kegiatan yang lain. Misalnya kebutuhan bimtek lifeskill guna peningkatan ketrampilan para difabel agar dapat memiliki usaha mandiri.
” Saat ini kebutuhan masyarakat termasuk para difabel dapat diakomodasi melalui PUPM (Pagu Usulan Partisipasi Masyarakat) yang pada tahun ini mencapai 1,27 Milyar. Jumlah tersebut tentu saja diperuntukkan masyarakat dalam membangun daerahnya baik fisik maupun non fisik. Oleh karenanya, Camat Berbah berharap agar para difabel yang hadir mampu mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhannya agar kedepannya dapat terakomodasi oleh anggaran pemerintah. Hal ini dikarenakan difabel juga memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan dukungan dan fasilitasi kegiatan dari pemerintah. Oleh karena itu tidak ada alasan bagi difabel untuk tidak mendapatkan haknya dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, narasumber SIGAB, Kuni Fathonah memberikan motivasi kepada para difabel mengenai bagaimana meraih mimpi dan bagaimana berinteraksi dengan difabel. Kuni menjelaskan bagaimana cara menggandeng tuna netra yang benar, bagaimana memberitahu seorang tunanetra ketika hendak masuk mobil, juga jangan menggunakan kata “ini” dan “itu” ketika berbicara dengan tunanetra dll. Hal ini dikarenakan seorang difabel bukanlah orang yang tanpa kemampuan namun difabel adalah orang yang memiliki kemampuan khusus atau kemampuan yang berbeda dari orang lain (different ability). Diperlukan cara-cara tertentu yang mudah dipahami oleh difabel mengingat kemampuan khusus tersebut. ***